Manfaat Ekonomi yang Diberikan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Jika Anda memang sudah terbiasa menggunakan alat transportasi umum seperti kereta cepat maka Anda tidak akan asing dengan suasana dan manfaat yang bisa diperoleh dari kereta cepat.

Jika Anda merupakan salah satu penumpang kereta cepat Jakarta Bandung maka tidak ada salahnya mengetahui manfaat apa saja yang bisa Anda dapatkan. Salah satu manfaatnya yakni bisa dilihat dari segi manfaat ekonomi.

Bahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, yakni Erick Thohir pun juga menyampaikan tentang manfaat dari segi ekonomi yang ada pada kereta cepat Jakarta Bandung tersebut. Pada suatu momen, Erick Thohir menyampaikan tentang hal mengenai Ekonom Senior di Universitas Indonesia, yakni Faisal Basri.

Perlu Anda ketahui bahwa Faisal Basri yang telah menuturkan mengenai rencana dari pekerjaan Kereta Cepat Jakarta – Bandung, dinyatakan bahwa tidak akan kembali modal sampai kapanpun.

Berdasarkan dari penuturan yang disampaikan oleh Faisal Basri tersebut, Erick Thohir selaku pemangku jabatan sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara tersebut memberikan tanggapannya terkait penuturan yang disampaikan oleh Faisal Basri.

Pada suatu kesempatan, Erick Thohir menyampaikan bahwa hal yang sudah disampaikan oleh Faisal Basri tersebut tidak salah sepenuhnya. Menurut penuturan dari Erick Thohir Menteri BUMN tersebut, menyatakan bahwa proses pengembalian dari suatu investasi dari rencana pekerjaan atau proyek dari suatu infrastruktur tersebut bisa dikatakan cukup lama. Tidak hanya itu saja, bahkan bisa dibilang menjadi suatu manfaat yang memang dari Kereta Cepat tersebut akan segera dirasakan oleh generasi selanjutnya.

Sedangkan di sisi lain, Xiao Songxin selaku yang menjabat sebagai direktur PT Kereta Cepat Indonesia China telah menuturkan bahwa menerapkan suatu teknologi berupa high speed railway Tiongkok yang kini menerapkan sendiri di Kereta Cepat Jakarta Bandung tersebut dapat mendorong manfaat dalam bidang ekonomi bahkan juga bisa mendorong dalam bidang sosial.

Pada suatu webinar yang telah dihadiri oleh lebih dari total lima ratus peserta yang diikuti oleh beberapa praktisi, lalu ada akademisi serta dari kalangan mahasiswa tersebut telah dilaksanakan dalam jalur online. Selain itu juga telah dilakukan berupa kolaborasi dengan PT KCIC, lalu Cars Darela Joint Operation (CDJO), beserta Persatuan Insinyur Indonesia atau PII.

Pada kesempatan tersebut Xiao Song Xin juga menyampaikan bahwa sistem dari HSR tersebut telah memastikan dari segi keamanannya jika berdasarkan dari sisi konstruksi serta berbagai macam uji coba dari operasi. Selain itu, Xiao Song Xin telah menyatakan rasa yakinnya terhadap pihak-pihak yang telah sanggup menyatukan karakteristik dari atas dasar iklim yang ada di Indonesia tersebut. 

Tidak hanya itu saja melainkan dari lingkungannya lalu dari karakteristik humanistiknya sendiri serta berbagai syarat hukum, yang bisa dimanfaatkan oleh teknologi kereta cepat. Tentu saja dapat juga masuk dan diterapkan dengan lebar dan optimis di Kereta Cepat jakarta Bandung.

Langkah-langkah tersebut sudah dicerminkan dalam 2 hal. Pertama, dari segi desain dan juga konstruksi dari proyek Kereta Api Cepat Jakarta – Bandung untuk sekarang ini.

Kemudian, Xiao menyampaikan juga mengenai standar teknis utamanya. Pada standar teknik yang paling utama yakni bisa dikatakan kecepatan desain maksimal, dari batas bangunannya, dari jarak garis, kemudian beban desain, luas dari penampang terowongan, mode kontrol operasi kereta api serta ada kompatibel dengan standar berupa internasional, selain itu juga bisa secara langsung diterapkan dalam kereta cepat Jakarta – Bandung.

Manfaat Ekonomi yang Diberikan Kereta Cepat Jakarta Bandung

Pembangunan suatu infrastruktur yang kuat dari sebuah negara maka akan cenderung memiliki dampak yang akan menimbulkan adanya peningkatan efek ekonomi dari negara tersebut. Hal itu disebabkan oleh, berbagai serapan dari tenaga kerja SDM yang telah dibentuk ketika rencana pekerjaan berupa proyek sedang dalam proses berjalan.

Kemudian, sampai pemanfaatan dari infrastruktur tersebut yang dapat menaikkan pendapatan setiap masyarakatnya. 

Manfaat dari adanya kereta Cepat Jakarta – Bandung tersebut belum tentu dapat secara langsung terasa mengenai bagaimana dampaknya.

Saat sekarang ini, masih tidak sedikit dari proses pembangunan suatu infrastruktur baru yang direncanakan dan dilaksanakan oleh pihak dari pemerintah tetapi manfaat yang dirasakan secara langsung masih belum ada. Namun, belum sadar adanya infrastruktur tersebut akan memiliki manfaat di masa yang akan datang.

Menurut Andreas Wibowo, selaku akademisi dari Universitas Parahyangan menyampaikan bahwa proyek dari alat transportasi umum akan membutuhkan sebagai kelancaran arus yang akan menggerakkan manusia atau barang. Jika semakin besar Perekonomian negara maka akan semakin tinggi kebutuhan yang berupa alat transportasi umum dengan terpadu.

Sebab, adanya keberadaan kereta cepat dapat memberikan efek eksternalitas. Bisa dikatakan bahwa proses dari percepatan yang dilakukan untuk mengembangkan suatu wilayah, lalu pertumbuhan ekonomi serta perkembangan sosial.

Jika proyek yang dilakukan memang akan lebih banyak memberikan manfaat secara positif daripada negatifnya maka tidak ada salahnya melanjutkan proyek tersebut. Sebab, jika berjalan dengan baik maka tidak hanya manfaat dari segi ekonominya saja tetapi bisa dapat dari manfaat sosialnya juga. Khususnya, harus pikirkan secara jangka panjang mengenai manfaat yang dirasakan dari segi ekonomi. Sebab efeknya hanya akan terasa di masa yang akan datang atau cukup lama.