Jenis-Jenis Usaha Ekonomi Masyarakat

Usaha ekonomi adalah sebuah kegiatan yang umumnya dilakukan orang-orang untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Terdapat banyak sekali bentuk usaha ekonomi yang bisa kamu lakukan setiap harinya.

Entah itu kegiatan ekonomi dalam skala kecil hingga besar, dalam kegiatan ekonomi skala kecil misalnya berdagang, sementara yang besar seperti aktivitas ekonomi pertambangan serta masih banyak lagi.

Terkait penjelasan lengkapnya, silahkan simak ulasan pada artikel kali ini tentang jenis-jenis usaha ekonomi yang bisa kamu lakukan setiap harinya.

1.       Agraris

Negara Indonesia sangat dikenal sebagai sebuah negara agraris sebab banyak masyarakatnya yang bekerja sebagai seorang petani. Dalam usaha agraris ini meliputi berbagai kegiatan perkebunan dan pertanian. Sektor agraris ada di daerah pegunungan dan pedesaan.

Beberapa jenis tanaman dapat tumbuh subur serta menghasilkan berbagai jenis bahan pangan. Menghasilkan pangan berupa jagung, padi, kedelai, ubi, sayuran, umbi-umbian, sagu serta buah-buahan.

Perkebunan sendiri diartikan sebagai aktivitas penanaman lahan menggunakan tanaman keras yang usianya lebih dari 6 bulan. Jenis tanaman perkebunan ini mencangkup tanaman tahunan dan tanaman musiman.

Jenis tanaman musiman yang berusia pendek, seperti tembakau, tanaman tebu, rosella dan tembakau. Tanaman tahunan yang berusia panjang, misalnya tanaman cengkeh, kopi, sawit, cendana, karet, kayu putih dan lada.

2.       Peternakan

Peternakan merupakan usaha membudidayakan hewan yang nanti hasilnya akan diambil. Hasil peternakan ini terdiri atas, telur, daging, kulit, bulu dan susu. Jenis hewan ternak pun dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  •         Ternak hewan kecil, berupa kambing, kelinci, biri-biri dan domba
  •         Ternak hewan besar seperti kuda, kerbau dan sapi
  •         Ternak hewan unggas seperti puyuh, burung, itik dan ayam

Aktivitas peternakan bisa dilakukan untuk skala besar dan kecil. Usaha ternak skala kecil biasanya dilakukan oleh masyarakat. Sementara peternakan dengan skala besar umumnya dikembangkan oleh pemerintah atau pihak swasta.

3.       Perikanan

Perikanan adalah kegiatan manusia yang berkaitan oleh pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya hayati yang berada di perairan. Jenis usaha inipun dibedakan menjadi dua jenis, antara lain:

  •         Perikanan darat

Jenis perikanan darat yakni usaha dalam memelihara serta menangkap ikan yang ada di perairan darat. Untuk perikanan darat pun terdiri dari perikanan air payau dan perikanan air tawar.

Jenis perikanan di air tawar ini dilakukan di danau, sungai, waduk,rawa, sawah, kolam dan empang. Ikan yang dibudidayakan jenisnya seperti gurame, mas, nila, mujair dan lele. Sedangkan perikanan air payau dijalankan di pinggir pantai. Ikan yang sering dibudidayakan seperti Bandeng dan beberapa jenis ikan lainnya.

  •         Perikanan air laut

Jenis perikanan air laut ini seperti usaha dalam menangkap ikan di laut. Di negara Indonesia sendiri, penangkapan ikan dilakukan oleh para nelayan tradisional.

Ketika musim ikan, para nelayan akan mendapatkan banyak hasil tangkapan. Beberapa hasil laut yang sering diperoleh oleh nelayan seperti kerang, udang, mutiara, garam dan rumput laut.

4.       Perdagangan

Perdagangan merupakan kegiatan dalam membeli suatu barang serta menjualnya lagi ke para konsumen. Usaha perdagangan muncul saat kemampuan seseorang dalam menyediakan kebutuhan yang bersifat terbatas. Karena itulah terciptanya momen saling ketergantungan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.  Melalui aktivitas perdagangan ini, pedagang pun akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual serta belinya.

5.       Pertambangan

Kawasan Indonesia menyimpan banyak sekali barang tambang. Semua barang tambang yang ada hendaknya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Bisa dikatakan barang tambang yang ada di Indonesia tergolong sumber daya yang vital. Penggunaannya ditujukan untuk kesejahteraan penduduk Indonesia. BIla dilakukan eksploitasi terus-terusan, ketersediaan akan tambang ini pun akan cepat habis. Maka dari itu, penggunaan barang tambang harus dilakukan secara bijak serta memperhatikan kelestariannya.

6.       Kehutanan

Kawasan hutan di negara Indonesia sangat berperan sebagai paru-paru dunia. Dimana hutan juga menjadi wadah berkembang biaknya berbagai macam fauna. Dari sisi lingkungan, hutan pun menjadi kawasan resapan air hujan.

Tapi sayangnya, sekarang ini luas hutan di tanah air semakin sedikit. Hal ini tidak lepas dari adanya alih fungsi lahan untuk dijadikan perkebunan dan permukiman.

Dampak dari penyempitan hutan ini, tentu bisa menimbulkan bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Agar meminimalisir terjadinya sebuah bencana, kawasan hutan harus dihijaukan lagi. Penebangan liar harus bisa diatasi supaya hutan tidak menjadi hancur. Apabila hasil hutan kembali hijau, tentu hasil hutan pun bisa kembali melimpah. Beberapa hasil hutan yang sering di ekspor keluar negeri seperti meranti, jati, ulin, rotan dan damar.

7.       Perindustrian

Perindustrian adalah kegiatan mengubah suatu bahan mentah ke barang setengah jadi maupun barang jadi. Dimana bahan mentah didapatkan dari melimpahnya hasil alam.

Perindustrian pun bisa dilakukan secara kelompok atau perorangan. Usaha industri bisa dikelompokkan menjadi industri rumah tangga, industri sedang serta industry besar.