Berapakah Aturan Bunga Pinjaman Online yang Telah Diatur Oleh OJK?

Wimboh Santoso, Ketua Komite Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan suku bunga  pinjaman dana online yang didukung oleh perusahaan financial technology (fintech) harus dibawah dari 0,8% setiap harinya. Wimboh mengatakan, penetapan suku bunga maksimal  pinjaman dana online bukan diatur oleh OJK, namun aturan ini adalah bagian dari Kode Etik yang dikembangkan oleh Asosiasi FinTech Penggalangan Dana Indonesia (AFPI). 

Suku Bunga Tidak Lebih dari 0,8% Per Hari 

“Jika ada FinTech yang menawarkan suku bunga di atas 0,8% per hari, laporkan ke Asosiasi,” ujarnya, Senin (23 September) di Indonesia FinTech Summit dan Expo 2019 di Jakarta. Dia bertujuan untuk membentuk Asosiasi Operator FinTech untuk menciptakan berbagai kode etik untuk para pelaku FinTech yang telah disetujui oleh platform FinTech dan memungkinkan mereka untuk melakukan segala sesuatu sesuai aturan yang disetujui. Oleh karena itu, jika ada perusahaan FinTech yang melanggar Kode Etik, masyarakat berhak melaporkannya ke Asosiasi dan OJK akan mengusutnya. 

“Jika ada pelanggaran, laporkan ke OJK dan platform FinTech akan ditutup,” katanya. Wimboh berlanjut dan masih banyak  yang mengeluhkan biaya pinjaman online dari perusahaan tekfin, namun kasus ini dinegosiasikan melalui asosiasi antara penyedia tekfin dan pelanggan.Dapat diselesaikan melalui. 

“Konsumen harus tahu tentang suku bunga dari awal dan hasil pinjaman adalah pengembalian. Jika Anda tidak membayar, Anda pasti akan dikenakan biaya.” Selain itu, Wimboh menyatakan bahwa perusahaan tekfin tidak boleh sewenang-wenang dibebankan kepada pelanggannya karena  diatur oleh Kode Etik Asosiasi. Kode Etik mengatur bahwa pelanggan tidak dapat dipaksa untuk menagih dan perusahaan tidak akan menagih jika pelanggan memiliki tunggakan pinjaman  90 hari. 

“Laporkan saja ke klub. Klub akan melapor nanti dan, bagaimanapun, tutup platformnya. Tentu saja, kami akan menengahi dulu.” Wimboh mendesak pejabat perusahaan FinTech untuk mengembangkan kode etik yang berhubungan dengan pilihan klien. Hal ini untuk mengurangi berbagai insiden yang memiliki dampak buruk kedua belah pihak, seperti ada insiden yang dibawa oleh klien pada malam 20 perusahaan fintech peer-to-peer lending. 

“Yang terpenting  tidak menyalahgunakan nasabah dan suku bunga tidak bisa terlalu tinggi, sebagaimana tercantum dalam Kode Etik yang disepakati oleh pemilik platform,” ujarnya.

OJK saat ini mencantumkan 106 pinjaman dana online yang sah. Daftar lengkap pinjaman wajib dapat ditemukan di tautan ini. 

1. Tunaiku dari Amar Bank

Tunaiku merupakan produk kredit tanpa agunan dari Amar Bank yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Sebagai pelopor pinjaman online, Tunaiku memiliki bunga yang kompetitif dengan fintech lainnya, yaitu mulai dari 3%, dengan besaran pinjaman hingga Rp 20 juta dan tenor pengembalian hingga 20 bulan.

2. Uang Teman  

Dari simulasi di web resmi Uang Teman, FinTech ini memberikan pinjaman sebesar Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta dalam jangka waktu dari 65 hari sampai 70 hari. Besar bunga yang dikenakan atas pinjaman tersebut adalah Rp 3 juta dan jangka waktu 70 hari adalah Rp 1,68 juta. Oleh karena itu, rata-rata suku bunga harian adalah 0,08%.

3. Indodana 

Perusahaan Fintech ini mempunyai dua produk, Pinjaman Tunai dan Paylater. Jenis pinjaman tunai akan ditawarkan mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 8 juta selama periode 13 bulan. Besar suku bunga yang dikenakan adalah 0,57% sampai 0,8% per hari. Sedangkan, paylater sekarang digunakan untuk mendistribusikan barang ke pedagang yang bermitra. Pinjaman dengan jangka waktu satu bulan tidak ditarik bunga, namun pinjaman dengan jangka waktu lebih dari 3% setiap bulan akan dikenakan biaya administrasi sebesar 1% atau minimal Rp1.000.

4. DanaRupiah

FinTech yang memiliki tiga produk pembiayaan: personal, produksi dan pendidikan. Jenis pinjaman pribadi ditawarkan dengan tingkat bunga 0,8% setiap hari. Di sisi lain, pinjaman produktif diberikan dengan tarif tahunan 28% + biaya platform 8%, dan pinjaman pelatihan serta pendidikan ditawarkan dengan tarif tahunan 2223% + biaya platform 3%.

5. Pinjaman kredit pintar 

Dana yang ditawarkan oleh Kredit Pintar bisa mencapai Rp 20 juta dalam kisaran 91  sampai 360 hari. Bunga tahunan hingga 11%, dan biaya manajemen 5% sampai 15%. Selain itu, biaya denda keterlambatan 1% per hari akan berlaku. 

6. Danafix 

Danafix memiliki pinjaman hingga Rp 500.000 hingga Rp 10 juta. Jangka waktu pinjaman dimulai pada 91180 hari dan tingkat bunga harian sekitar 0,5%. 

7. Adakami 

Fintech menawarkan pinjaman mulai dari Rp3 juta hingga Rp10 juta dalam jangka waktu 312 bulan. Di sisi lain, tingkat bunga pinjaman terbesar adalah 36% per tahun, dan biaya layanan adalah 1,42Ri dari pokok pinjaman dana. 

8. UangMe 

UangMe memberikan penawaran perkiraan Rp 400.000 sampai Rp 4 juta, mulai dari Rp 91  hingga Rp 120. Tingkat bunga maksimum pinjaman adalah 21,9% per tahun dan biaya layanan berkisar antara 24,3% sampai 32,4% tergantung pada jumlah dan durasi pinjaman. 

9. Rupiah Cepat 

Merupakan Perusahaan pinjaman dana online yang menawarkan limit pinjaman Rp 10 juta dengan jangka waktu 3 sampai 12 bulan. Tingkat bunga maksimum yang ditawarkan adalah 24%.