Badan Khusus Ini Akan Dibentuk Pemerintah untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok

Beberapa saat yang lalu masyarakat Indonesia telah dihebohkan dengan masalah kekurangan bahan pokok sehari-hari yakni minyak goreng. Begitu kekurangannya minyak goreng di pasaran membuat masyarakat sangat memburu keberadaan warung atau toko yang menjual adanya minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak segala macam bahan masakan.

selain minyak goreng pun, di Indonesia pernah mengalami beberapa kebutuhan bahan pokok lainnya seperti beras dan gula pasir. Hal-hal tersebut yang menyebabkan harga bahan pokok tidak stabil. Harga bahan pokok yang sedang kurang di pasaran maka hanya akan cenderung memiliki harga yang cukup mahal jika dibandingkan dengan harga pada biasanya sebelum harga bahan pokok naik.

Muhammad Luthfi selaku menjabat sebagai Menteri Perdagangan telah memberi penuturannya bahwa harga dari komoditas bahan pokok pada mekanik pasar. Bisa dikatakan, hal-hal demikian dapat menyebabkan naiknya harga komoditas bahan pokok atau pangan yang melambung jauh.

Berdasarkan penuturan dari Muhammad Luthfi dalam rapat kerja Kementerian Perdagangan beserta jajaran Komisi VI DPR, telah menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia telah memiliki reaksi secara resmi dari pihak pemerintahan yakni Kementerian Perdagangan atau Kemendag. Terutama jika sama dengan inflasi yang sedang melonjak tersebut dapat menyebabkan pemerintah tidak dapat memberikan kesadaran pada mekanik pasar itu sendiri. 

Sebagaimananya yang telah disampaikan Muhammad Luthfi selaku pejabat Kementerian Perdagangan tersebut juga menyampaikan aspirasinya, pengalaman saat Indonesia sedang mengalami kesulitan mendapatkan bahan pokok seperti minyak goreng beberapa minggu terakhir, dapat menggerakkan pemerintah untuk segera merancang sebuah badan khusus yang memang dasarnya dapat menjadikan harga bahan pokok di Indonesia ini jadi lebih stabil.

Kemudian, ditambahkan oleh Bapak Kemendag, Luthfi bahwa memiliki tugas untuk melakukan simpan komoditas-komoditas pangan atau bahan pokok yang memang di lapangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Badan Khusus Ini Akan Dibentuk Pemerintah untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok

Muhammad Luthfi selaku Kementerian Perdagangan juga menyampaikan hal bahwa hal tersebut serupa dengan permasalahan mengenai minyak goreng yang bisa dikatakan adanya 1 perubahan drastis di masa depan yakni 10% jika dibandingkan dengan yang memang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia secara luas dan akan dipegang, akan dioperasikan dan akan ditugaskan kepada badan khusus yang telah ada dan telah diperbarui agar kelak nantinya bukan hanya mengutamakan keuntungan dari pasar saja melainkan stok oriented supaya lebih fokus dalam memastikan adanya stok untuk masa yang akan datang nantinya.

Pihak dari Kementerian Perdagangan Indonesia sudah melakukan berbagai pencatatan harga bahan pokok yang sudah terpantau mengalami kenaikan harga jika dibandingkan ketika sedang masa Lebaran 2022 yang lalu. Komoditas yang dimaksud tersebut yakni telur, kemudian disusul bawang merah dan kedelai serta tidak ketinggalan ada cabai melalui suatu sistem pada pasar.

Penuturan dari Kementerian Perdagangan, Muhammad Luthfi, bahwa pihak dari pemerintahan Indonesia selalu melakukan peninjauan serta tidak henti melakukan pemantauan terhadap adanya perkembangan dari harga bahan pokok untuk sehari-hari serta stok atau sisa ketersediaannya barang yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal tersebut dilakukan oleh pihak pemerintah Indonesia pada setiap harinya. Tidak sampai itu saja, pemerintah meninjau melalui suatu sistem yang terdapat di pasar yang khusus memiliki pusat pada keperluan pokok untuk sehari-hari atau bisa disebut dengan SP2KP, jika melakukan perbandingan dengan hari raya tahun 2022 yang lalu tersebut.

Harga yang sudah dipantau mengenai harga dari beberapa komoditas yang ada kini pun sedang menghadapi harga yang sedang naik hingga melonjak tinggi daripada saat hari raya idul fitri yang lalu di tahun yang sama.

Selain itu, pihak dari Kementerian Perdagangan atau Kemendag, yakni Muhammad Luthfi menyampaikan bahwa, kini setelah mengamati harga bahan pokok sehari-hari yang telah mengalami kenaikan untuk sebagian komoditas yang ada, yakni komoditas itu berupa telur dari ayam ras yang dinyatakan telah mengalami kenaikan sampai ke 3,58% jadi mencapai harga sampai Rp 28.900 setiap kg. 

Kemudian ada cabe rawit yang juga mengalami kenaikan harga mencapai 38,66% dengan harga sampai ke Rp 66 ribu untuk setiap hitungan per kg. Lalu ada tepung terigu yang kini naik mencapai 1% dan telah mencapai Rp 11.600 untuk harga patokan setiap kg.

Demikian mengenai hal-hal yang dapat disampaikan tentang badan khusus yang hendak dibentuk oleh pihak resmi pemerintahan negara Indonesia sebagai badan yang bertugas untuk tetap menjaga harga bahan-bahan pokok tetap stabil. Sebab, beberapa hal yang pernah dialami oleh masyarakat Indonesia berupa kurangnya bahan pokok yang menyebabkan harga bahan cukup melonjak naik. Tidak sampai itu saja, lemah memberikan sandaran terhadap harga bahan pokok pada sistem kerja pasar dapat menyebabkan harga dari bahan-bahan pokok mengalami kenaikan yang cenderung lebih tinggi dari biasanya. Maka dari itu pihak dari pemerintahan Indonesia memutuskan akan segera merilis badan khusus yang akan mengelola harga bahan pokok supaya tetap stabil.